Oseng-oseng Mercon di Kota Gudeg – Yogyakarta

Yogyakarta yang terkenal dengan nama kota gudeg mungkin harus bersiap-siap mendapat julukan baru. Julukan kota Oseng-oseng Mercon mungkin belum melekat seperti julukan sebagai kota Gudeg, namun tidak dapat dihindari bahwa Yogyakarta yang terkenal dengan kuliner manis kini mulai diramaikan dengan kehadiran kuliner pedas Oseng-oseng Mercon yang menjadi ‘khas baru’ kota ini.

warung-bu-nartiKisahnya berawal dari Ibu Narti yang memanfaatkan daging kurban yang diterimanya pada suatu Hari Raya Idul Adha untuk dijadikan inovasi dengan memasaknya bersama cabe rawit. Ia pun iseng-iseng menjajakan masakannya tersebut pada warung makan yang memang miliknya. Tak disangka ternyata banyak orang menyukai masakan oseng-oseng pedas buatan Bu Narti, dan mereka mulai menyebutnya oseng-oseng bledek (petir) karena rasanya yang pedas. Kemudian orang-orang mulai  menyebutnya Oseng-oseng Mercon karena rasanya yang pedas meledak ledak seperti petasan.

oseng-oseng-mercon-yogyakartaKini Oseng-oseng Mercon sudah banyak dijajakan disepanjang Jalan KH. Ahmad Dahlan, yang menjadikan Bu Narti sebagai seorang trendsetter dalam bidang kuliner.

Ketika Selai Kacang, dan Vodka Menjadi ‘Satu Keluarga Pedas’

Bosen dengan cabai yang diolah menjadi itu-itu saja? Perkenalkan Selai Kacang ‘Instant Regret’ dan Vodka pedas ‘Naga Chilli Vodka’, yang diolah dari Naga Bhut Jolokia, cabai paling pedas sedunia.

Kita sudah mengenal cabai dan perwujudan dan hasil olahan-nya yang sering kita temui sehari-hari. Ada yang diolah menjadi sambal untuk dikonsumsi langsung maupun dikemas dalam botol untuk kemudian dijual. Ada pula yang dijadikan bumbu untuk masakan, maupun pelengkap cemilan yang dimakan langsung mentah2; misalnya ketika menikmati gorengan. Nah, kali ini cabai diolah kedalam bentuk yang cukup unik; Selai Kacang, dan Vodka.

instant-regret-peanut-butter-001-rizqi-adnamazida Cabai Naga Bhut Jolokia yang diakui Guiness Book of Record sebagai cabai terpedas sedunia, menjadi salah satu bahan baku utama untuk produk selai kacang buatan ‘Instant Regret’. Selain itu, selai kacang ini juga mengandung; (pastinya) kacang, minyak biji bunga matahari, ekstrak cabai,dan lada habanero. Wah ga kebayang sarapan roti dengan selai kacang semacam ini, pasti langsung mules-mules.

Produsen yang sama juga membuat Naga Chilli Vodka, dengan bahan utama yang sama, Naga Bhut Jolokia. Minuman ini dibuat dengan mencampurkan beberapa liter vodka dengan 18 kilogram cabai Naga Jolokia dalam proses fermentasi. Setelah itu, minuman didiamkan selama beberapa minggu. Buat kamu yang suka party, sebaiknya hindari pula minum vodka yang ini, dari pada merusak malam.naga-chilli-vodka-minuman-terpedas-di-dunia

Gimana? Tertarik sarapan sandwich kacang pedas atau party minum vodka pedas? Kalo kamu berani menghadapi cabai paling pedas sedunia, why not?

Susu Perawan Tancap di “House of Ruminten”

Lada Lovers, sudah pernah minum susu langsung dari ‘pabrik’ nya? Hehehe, jangan ngeres dulu!

Susu Perawan Tancap - House of Ruminten

Susu Perawan Tancap – House of Ruminten

Di Yogyakarta, ada sebuah rumah makan yang menyediakan minuman susu yang disebut, ‘Susu Perawan Tancep’. Minuman ini disajikan dalam wadah gelas dengan bentuk yang ‘unik’. Seunik apa? Liat aja gambarnya. Unik bukan?! Tapi bukan itu keunikan utama yang mau dibahas disini, tapi rasa dan bahan-bahan Susu Perawan Tancep yang tidak biasa. Susu Perawan Tancep ini dicampur dengan rempah-rempah yang menjadikan rasanya unik. Penasaran dimana bisa menggenggam (segelas) Susu Perawan Tancep? Buat kamu yang ada di Yogyakarta atau sedang berkunjung ke Yogyakarta, kamu bisa menikmatinya di House of Ruminten. Kalo udah nyobain, jangan lupa di share ceritanya yaaaa 🙂

Nasi Jinggo – Kuliner Pedas Murah Meriah dari Bali

Kuliner Pedas Bali - Nasi Jinggo

Kuliner Pedas Bali – Nasi Jinggo

Indonesia kaya akan cita rasa makanan tradisionalnya. Pulau Bali, sebagai salah satu tempat tujuan wisata utama di Indonesia pastinya juga menawarkan banyak pilihan kuliner khas Pulau Dewata tersebut. Salah satu makanan yang terkenal di Bali adalah Nasi Jinggo.

Apa itu Nasi Jinggo? Agak mirip dengan Nasi Kucing dari Yogyakarta, Nasi Jinggo memiliki porsi yang mini, sekepal nasi disajikan dengan suwiran ayam atau daging, potongan tempe kecil-kecil, serundeng, dan sambal, yang kemudian dibungkus berbentuk kerucut lancip. Bungkus daun pisang lancip tersebut sekilas mirip topi-topi koboi yang menjulang agak berlebih, mungkinkah itu sebabnya dinamakan Nasi Jinggo? Entahlah, tidak ada cerita yang jelas mengapa Nasi Jinggo bernama Nasi Jinggo.

Nasi Jinggo memiliki level pedas yang agak diatas rata-rata. Jadi bagi Anda Lada Lovers alias penggemar kuliner pedas, Nasi Jinggo merupakan pilihan murah meriah yang bisa dipastikan cocok dengan selera pedas Anda. Selain itu, salah satu hal yang paling menarik dari Nasi Jinggo ini adalah harganya yang terjangkau. Dengan porsinya yang memang kecil, Nasi Jinggo dahulu dijual seharga 1500 rupiah saja. Dengan meningkatnya harga bahan makanan beberapa tahun terakhir, harga Nasi Jinggo sudah meningkat sampai 4000 rupiah per porsi. Bagi Anda pemakan besar, sangat mungkin Anda dapat menghabiskan lebih dari dua porsi Nasi Jinggo.

Nasi Jinggo dapat ditemukan di banyak area di Bali. Dipinggir jalan di seputaran Kuta, Denpasar, dan Ubud, tak lama setelah matahari tenggelam, penjual Nasi Jinggo akan mulai menjajakan dagangannya.

Jadi, lain kali Anda mampir berlibur ke Bali, jangan lupa untuk mencicipi Nasi Jinggo, selain nikmat, harganya pas untuk ‘budget traveller’ yang ingin menghemat pengeluaran saat berlibur 🙂

Makan Pedas Saat Kepanasan – Bikin Adem?

panas reda setelah makan pedasBanyak orang, biasanya enggan untuk menikmati makanan pedas di siang hari bolong yang panas. Tapi, tahukah kamu kenapa makanan pedas malah banyak berasal dari daerah-daerah tropis yang panas? Asia Tenggara, Amerika Selatan, negara-negara di Afrika dan di banyak daerah tropis lain, makanan pedas malah menjadi makanan sehari-hari masyarakatnya. Kenapa demikian ya? Bukankah ketika panas malah lebih nikmat menikmati minuman dingin?

makanan pedas disukai didaerah panas/tropisSebuah penelitian ternyata mengungkapkan bahwa makan makanan pedas membantu untuk menurunkan suhu tubuh dengan lebih signifikan. Apabila kita mengkonsumsi sesuatu yang dingin saat tubuh kita kepanasan, memang seakan-akan tubuh merasakan kesegaran, namun sesungguhnya itu hanyalah efek sementara yang nantinya akan hilang. Minuman dingin, misalnya, apabila dikonsumsi saat tubuh kita mengalami panas tenyata malah dapat meningkatkan suhu tubuh kita. Proses pendinginan yang terlalu cepat, bukannya menurunkan suhu tubuh, malah dapat menyebabkan tubuh kita bereaksi dengan meningkatkan suhunya.

Sebaliknya ketika kita mengkonsumsi makanan pedas, suhu tubuh kita akan meningkat untuk menyamai suhu sekitar kita sehingga sirkulasi darah mulai meningkat dan tubuh kita mulai mengeluarkan panas lewat keringat. Nah, tak lama setelah kita berkeringat inilah, suhu tubuh kita perlahan menurun.
Makanya jangan takut menikmati pedas bahkan saat hari panas 🙂